Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Kamis, 16 Juli 2020

Terjaring Razia, 2 Penghuni Kos – kosan Jalani Rehabilitasi di BNN Bone Bolango

bonebolangokab.bnn.go.id, Bone Bolango - Bertempat di Kecamatan Kabila Tim Gabungan Seksi Pemberantasan dan Seksi Rehabilitasi BNN Bone Bolango melakukan Razia di sejumlah Kafe dan Kos kosan pada Rabu 15/07. Razia yang menyasar pengguna narkoba ini merupakan program kerja BNN Bone Bolango dalam memberantas Peredaran dan Penyalahguna narkoba di wilayah Bone Bolango.Berbekal informasi dari masyarakat petugas BNN merazia 4 Kos kosan dan 1 kafe yang terindikasi sering di huni oleh para pekerja hiburan malam. Saat melakukan razia tersebut, Sebanyak 15 Orang penghuni kos dites urin dan 5 Orang di bawa untuk dimintai keterangannya dan langsung dilakukan Assesment oleh Asessor di kantor BNN Bone Bolango.Kepala BNN Bone Bolango Hj. Rakhma Hubu. S.Pd, MH Menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini kepada masyarakat khususnya penghuni Kos Kosan dan para pekerja hiburan malam apalagi situasi Pandemi saat ini banyak dimanfaatkan oleh para pelaku narkoba untuk melancarkan aksinya. BNN Bone Bolango juga mendalami kemungkinan Kos kosan dan tempat hiburan malam tersebut terlibat dalam jaringan gelap peredaran narkoba sehingga akan dilakukan pemantauan selanjutnya. (liem) 

Foto Kegiatan

 Penulis : Ahmad Halim. SSTPenanggung Jawab : Hj. Rakhma Hubu. S.Pd, MH


Minggu, 28 Juni 2020

Peringati HANI 2020, SLANK Gelar Konser Amal Virtual #Hidup100%

bonebolangokab.bnn.go.id. Bone Bolango - Kepala BNNK Bone Bolango Hj. Rakhma Hubu, S.Pd, MH menjelaskan dalam Talk Show menjelang Pagelaran Nonton Bareng (Nobar) Konser Amal Virtual SLANK #HIDUPSERATUSPERSEN  tadi malam bahwa BNNK Bone Bolango akan terus berupaya agar Kabupaten Bone Bolango bebas dari pengedar dan penyalahguna narkotika. " Peringatan HANI ini mempunyai spirit tersendiri bagi kami dalam menjalankan tugas memberantas bandar dan penyalahguna narkotika di Bone Bolango, Ada beberapa capaian program yang sudah kami jalankan walaupun ditengah kondisi pandemik Covid 19 ini, Seperti Sosialisasi dan penyuluhan Virtual melalui iklan maupun secara langsung lewat jejaring sosial termasuk program Nasional Desa Bersinar tengah kami rancang kembali. Sebab narkotika ini sudah merambah sampai ke pelosok Desa. Terang satu satunya srikandi Kepala BNN di Provinsi Gorontalo ini.

Menjelang konser berlangsung BNNK Bone Bolango menggelar pagelaran seni diantaranya Musikalisasi Puisi Anti Narkotika, Perform musisi lokal Bone Bolango, Persembahan Stand Up Komedi Anti Narkotika, Kilas Balik mantan pengguna narkotika hingga dapat keluar dari lingkaran hitam narkoba, Musik Parodi Anti Narkotika, dan Magic Show Anti Narkotika.Bertempat di Render Tech Meeting Room Bone Bolango Acara Nobar Konser ini dimulai pada pukul 20:00 berlangsung dengan meriah tanpa mengindahkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Selamat Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2020 Semoga Seluruh negara di dunia khususnya di Negara Tercinta Indonesia Terbebas dari bahaya Narkoba. (LIEM)

FOTO KEGIATAN

 
Editor : Ahmad Halim. SSTPenanggung Jawab : Hj. Rakhma Hubu, S.Pd, MH


Jumat, 26 Juni 2020

HANI 2020, BNN Bone Bolango Ajak Masyarakat Hidup 100 Persen

bonebolangokab.bnn.go.id. Bone Bolango - Puncak Peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2020 hari ini resmi digelar di seluruh Indonesia. Dalam peringatan tahun ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusung tema nasional " Hidup 100 Persen Sadar, Sehat, Produktif Dan Bahagia.Hari Anti-Narkotika Internasional diperingati setiap tanggal 26 Juni setiap tahunnya. Berdasarkan Resolusi PBB Nomor 42/112 tanggal 7 Desember 1987, Telah ditetapkan bahwa setiap tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (Internasional Day against Drugs Abuse and Illicit Trafficking). Tujuan dari peringatan HANI ialah mengingatkan masyarakat dunia agar menyatukan tekad dan memperkuat aksi serta kerjasama untuk mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat dunia yang terbebas dari penyalahgunaan narkotika.BNNK Bone Bolango ikut merayakan HANI sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam upaya mensosialisasikan Pencegahan Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Peringatan HANI pada tahun ini dilakukan ditengah pandemic Covid-19, Maka dari itu upacara HANI dilaksanakan secara virtual.Upacara virtual yang di hadiri langsung oleh Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin, Menpan RI, Kepala BNN RI, Kepala Bulog dan Perwakilan 13 Kementrian Lembaga Negara ini turut dihadiri oleh Bupati Bone Bolango, Wakil Ketua DPRD Bone Bolango, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, dan Kapolres Bone Bolango. Dalam Sambutannya Kepala BNN RI menjelaskan bahwa dalam masa pandemic Covid-19 ini BNN telah berhasil memetakan 98 sindikat Jaringan narkotika 27 diantaranya merupakan jaringan Internasional. Dan pada pelaksanaan upacara ini akan dilaunching Portal Pengaduan Masyarakat terhadap Penyalahgunaan Narkotika serta penandatanganan bersama Surat Keputusan 13 Kementrian Lembaga Negara secara virtual tentang Website aduannarkoba.bnn.go.id.Menpan RI menekankan bahwa pentingnya antisipasi bangsa ini terhadap ancaman ketahanan negara. Ditengah tengah keterbukaan informasi dan akses jaringan informasi seperti sekarang ini kita semua diminta untuk tanggap terhadap tantangan besar ini. Salah satu tantangan besar yang kita hadapi adalah keterlibatan ASN dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika disamping masalah besar lainnya seperti paham radikalisme, korupsi dan wabah covid-19. ASN mempunyai posisi strategis dalam pembangunan dan penggerak birokrasi, Untuk itu ASN harus menjadi pemersatu bangsa sesuai dengan UUD No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Maka dari itu, Apabila ada ASN yang terlibat dalam permasalahan narkotika dan paham radikalisme maka tidak untuk menempatkannya pada suatu jabatan dan memberhentikan dengan tidak hormat apabila menjadi pengedar dan pengguna narkotika.Sementara itu, Wakil Presiden RI dalam sambutannya mengapresiasi kinerja BNN dalam mengungkap jaringan narkotika sehingga membawa pengaruh yang signifikan pada turunnya angka prevalensi penyalahguna narkotika di Indonesia. Untuk itu pemerintah berkomitmen kuat dalam melanjutkan program pemberantasan narkotika. Hal ini dibuktikan dengan telah disahkannya Inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang isinya memerintahkan agar seluruh kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Kapolri, Kepala BIN, Lembaga Pemerintah Non Kementrian,  Para Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk melakukan rencana aksi nasional P4GN sebagai wujud nyata perang melawan narkotika. (LIEM) 

FOTO KEGIATAN

 Penulis : Ahmad Halim. SSTPenanggung Jawab : Hj. Rakhma Hubu, S.Pd. MH 


Jumat, 12 Juni 2020

BNNK Bone Bolango Tanggap Bencana Banjir Bandang

bonebolangokab.bnn.go.id, Bone Bolango - Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Bone Bolango pada Kamis, 11 Juni 2020 berdampak pada kerugian harta benda, rusak dan hilangnya rumah warga, kerusakan sarana dan prasarana umum, pemukiman dan infrastruktur jalan serta jembatan. Melihat ini BNNK Bone Bolango melakukan upaya penanganan darurat dengan memberikan Bantuan Sosial beberapa kebutuhan pokok baik makanan, Beras, Minyak Goreng, Mie Instan, Suplemen Penambah Tenaga, Vitamin dan Bahan makanan lainnya.Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNNK Bone Bolango Rakhma Hubu, S.Pd, MH yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Umum, Kepala Seksi Rehabilitasi, Kepala Seksi P2M dan Kepala Seksi Pemberantasan yang diterima langsung oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gagarin Hunawa di Posko Penanganan Banjir Kabupaten Bone Bolango tadi malam. "Bantuan ini merupakan bentuk Kepedulian kami kepada sesama, Semoga dapat membantu meringankan beban para korban dan para petugas di lapangan" Terang Ibu Kepala yang juga Anggota Tagana Kota Gorontalo ini.Sesuai dengan pantauan di lapangan air sudah mengalami penyusutan walaupun belum 100% pulih. Kita semua berharap dengan kerjasama seluruh pihak bencana daerah ini akan segera teratasi dan kembali normal.(LIEM)

FOTO KEGIATAN

   Penulis : Ahmad Halim. SSTPenanggung Jawab : Rakhma Hubu, S.Pd, MH


Jumat, 8 Mei 2020

Cegah Covid-19 : BNNK Bone Bolango Lakukan Sosialisasi Mobile

#lawancovid19#stopnarkoba#dirumahaja

bonebolangokab.bnn.go.id, Bone Bolango - Pencegahan Penyebaran Covid - 19 terus dilakukan oleh BNNK Bone Bolango diantaranya Melakukan Sosialisasi Mobile kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bone Bolango. Sosialisasi mobile yang dilaksanakan di Kecamatan Suwawa, Kecamatan Kabila, Kecamatan Tapa dan Kecamatan Tilongkabila ini mengimbau masyarakat agar Melaksanakan Social Distancing/Pembatasan Sosial, Tidak berkunjung serta menghindari aktivitas yang dihadiri banyak orang atau kerumunan orang, Physical Distancing/Menjaga jarak dengan orang lain dan yang paling utama adalah melakukan perilaku pola hidup bersih dan sehat dengan selalu mencuci tangan, Memakai Alat Pelindung Diri berupa Masker, Sarung Tangan dan Handsanitizer ketika melakukan aktivitas diluar rumah serta mengkonsumsi makanan yang bergizi.Kepala BNNK Bone Bolango Rakhma Hubu, S.Pd. MH menerangkan bahwa Kegiatan Sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah dan sebagai edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang bahaya dan pencegahan Covid - 19. "Saya akan terus berupaya untuk mendukung program Pemerintah, Baik Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 ini, Untuk itu saya menugaskan seluruh personil yang sudah di jadwalkan untuk melakukan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Covid 19 ini, Saya berharap kegiatan ini akan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat Kabupaten Bone Bolango" Terang Rakhma.Selain itu BNNK Bone Bolango juga mengharapkan agar masyarakat taat dan patuh pada program Pemerintah dalam menerapkan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai wujud upaya terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Gorontalo dan di Kabupaten Bone Bolango. (LIEM)

FOTO KEGIATAN

   Penanggung Jawab : Rakhma Hubu. S.Pd. MHPenulis : Ahmad Halim. SST


Rabu, 6 Maret 2019

BNNK Bone Bolango Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Rehabilitasi

Bone Bolango/ Gorontalo—Pemahaman masyarakat mengenai rehabilitasi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba harus semakin ditingkatkan. Untuk itu Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango melaksanakan Rapat Koordinasi Dengan Instansi terkait Tingkat Kabupaten Bone Bolango.Pada kegiatan yang bertempat di Hotel Maqna Gorontalo, Rabu (06/03) ini, BNNK Bone Bolango menghadirkan 15 perwakilan instansi yang terkait rehabilitasi. Instansi-instansi tersebut yaitu: Dinas Sosial, RSUD Toto, RSUD Tombulilato, Kepala-kepala Puskesmas, para asesor RS Puskesmas & Klinik, Kejari Bone Bolango, Kasat Narkoba Polres Bone Bolango, dan perwakilan Kesbangpol Bone Bolango.Kegiatan diawali Penandatangan MOU antara BNNK Bone Bolango dengan empat instansi terkait rehabilitasi, yakni: Dinas Kesehatan Bone Bolango, RSUD Toto Kabila, Puskesmas Kabila dan Puskesmas Bonepantai. MOU tersebut berisi tentang kerjasama antar instansi dalam hal Pelaksanaan Penguatan Peningkatan Kemampuan Layanan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah.Membuka kegiatan ini, Kepala BNNP Gorontalo, Brigjenpol Drs Oneng Subroto, SH. MH. Dalam sambutannya beliau menyampaikan penyelenggaraan program bidang rehabilitasi merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi BNN dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang bertujuan untuk mengurangi permintaan dan dampak buruk penggunaan narkotika di masyarakat.“Prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional mengalami peningkatan. Sesuai data, jumlah pengguna di Provinsi Gorontalo ada sekitar 10.224. Tahun ini ditargetkan klinik Cemerlang di BNNK Bone Bolango dapat merehabilitasi 30 orang,” kata Jenderal bintang satu ini.Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Bone Bolango Devi Aryani Kum, SE. MM menambahkan, selain klinik Cemerlang yang berada di BNNK Bone Bolango, Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (LRIP) dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) yang lain juga memiliki target rehabilitasi. “LRIP yaitu rumah sakit dan puskesmas diharapkan dapat merehabilitasi minimal 5 orang dan LRKM 10 orang. Sehingga diharapkan tahun ini Kabupaten Bone Bolango dapat merehabilitasi minimal 45 orang pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba.” Dalam laporan kegiatan, Kasie Rehabilitasi BNNK Bone Bolango juga menyatakan tujuan dari kegiatan rakor adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang kebijakan umum dan penyelenggaraan program rehabilitasi, serta mengukur kinerja LRIP dan LRKM dalam melaksanakan layanan rehabilitasi.Dalam kegiatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango dr. Meyrin Kadir memaparkan materi bertajuk Peran Dinas Kesehatan Dalam Penanggulangan Korban, Pecandu, Dan Penyalahguna Narkoba. Menurut beliau, Dinkes berperan bersama BNNK sebagai koordinator dalam penanganan penyalahgunaan Napza.. “Penanganan tersebut meliputi pelayanan konseling dan rehabilitasi serta terbentuknya relawan Bersih Narkoba (Bersinar) Kabupaten Bone Bolango.”Beliau memaparkan, pada tahun 2017 tercatat 25 orang pecandu di Kabupaten Bone Bolango. “Sebanyak 22 orang melaksanakan rawat jalan, dua diproses hukum, sementara satu orang tidak melaksanakan program atau berhenti di tengah jalan. Dari 25 pecandu tersebut 14 orang merupakan anak-anak. Terdapat 11 orang pemakai shabu, 12 orang pecandu lem dan dua orang pecandu benzo.”Kasie Penguatan Lembaga Rehabilitasi BNNP Gorontalo Budi Kurniawan Kiayi, SH, dalam materinya menegaskan setiap instansi pemerintah wajib melaporkan Rencana Aksi Nasional (RAN) P4GN.  “Segera. Paling lambat besok.”Kepala BNNK Bone Bolango Abdul Haris Pakaya, S.Pd, M.Si juga mengingatkan, RAN P4GN ini merupakan amanat Inpres No. 6 Tahun 2018 dan Instruksi Bupati Bone Bolango Nomor 80 Tahun 2018. #Rehabilitasi #BNNKBoneBolango #LawanNarkoba #BoneBolCemerlangBersinar #StopNarkoba (LIM)


Kamis, 3 Oktober 2019

Ukur Kinerja Dan Anggaran, BNNP Gorontalo Gelar Anev

 

#BNN #stopnarkoba #cegahnarkoba

bonebolangokab.bnn.go.id, Bone Bolango- Bertempat di gedung pertemuan kantor BNNP Gorontalo, Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan Analisa dan Evaluasi (ANEV) Triwulan III yang dipimpin Langsung oleh Kepala BNNP Gorontalo BrigjenPol, Oneng Subroto, SH.MH yang diikuti oleh seluruh pejabat BNNK Kab/Kota se Provinsi Gorontalo pada Kamis (03/10/2019).Dalam anev tersebut Kepala BNNP menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk segera melakukan penyerapan anggaran sehingga pada akhir triwulan ini sudah berada pada posisi 100 persen. " Saya menghimbau kepada seluruh satker agar segera melakukan percepatan realisasi anggaran kegiatan pada bulan oktober ini, sehingga seluruh program dapat terlaksana tepat waktu", Terangnya. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala BNNK Bone Bolango Abdul Haris Pakaya. S.Pd, M.Si bersama seluruh pejabat ini di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Mars BNN dan liyel liyel BNN RI sebagai bentuk semangat dan komitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.Pada kesempatan ini para Kepala, Kabag, Kasubag, dan Kepala Seksi harus menyampaikan paparan tentang hasil kinerjanya di wilayah kerja masing-masing baik tentang realisasi anggaran,capaian program, hingga program yang akan dilaksanakan di tahun berikutnya. Di akhir kegiatan Kepala BNNP mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh jajaran BNNP Gorontalo yang telah melaksanakan program dengan hasil yang memuaskan. " Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran BNN di seluruh Provinsi Gorontalo karena telah bekerja dengan maksimal, sehingga semua program terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Semoga BNNP Gorontalo akan lebih baik ke depannya", Ucapnya. (LIEM)

FOTO KEGIATAN


Kamis, 17 Oktober 2019

Pisah Sambut Dan Serah Terima Jabatan Kepala BNNP Gorontalo

 

#bnn #stopnarkoba #cegahnarkoba

 bonebolangokab.bnn.go.id, Bone Bolango - Tampuk kepemimpinan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo berganti, Setelah dua tahun delapan bulan menjabat sebagai kepala BNNP Gorontalo, Kini Brigjend Pol. Oneng Subroto, SH.MH menyerahkan kepemimpinan kepada Kombes Pol.Drs, Suparwoto yang dilantik pada tanggal 04 Oktober 2019 oleh Kepala BNN RI Komjen Heru Winarko di Jakarta.Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan yang di hadiri oleh Sekretaris Daerah dan seluruh unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo pada kamis 17/10/2019  di auditorium Bank Indonesia ini ditandai dengan penandatanganan serah terima Jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru Kepala BNNP Gorontalo. Dalam sambutannya Sekda Provinsi Gorontalo mengucapkan terima kasih atas jasa dan pengabdian yang telah di dedikasikan oleh pejabat lama dalam hal penanganan bahaya narkoba di Gorontalo. "Saya atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo berterima kasih atas pengabdian Pak Oneng selama menjadi Kepala BNNP Gorontalo, dan untuk Pejabat yang baru kami mengucapkan selamat dan semoga kerjasama yang sudah terjalin ini dapat terus terjaga demi cita cita Provinsi Gorontalo bebas dari Narkoba"Ucapnya.Harapan yang sama di sampaikan oleh pejabat lama BNNP Gorontalo yang memasuki purna bhakti pada tanggal 1 November 2019 yang dalam sambutannya Jendral Bintang Satu ini berharap agar kebersamaan ini akan terus terjaga, Walaupun kepemimpinan berganti akan tetapi semangat perjuangan dan kerjasama harus tetap terjaga. “Mutasi atau promosi jabatan merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi, Namun hal penting yang harus diingat adalah selalu tingkatkan kerja sama dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dengan terjalinnya kerja sama yang baik, semua kerjaan akan bisa diselesaikan dengan baik pula dan nama baik kantor yang telah lama kita bangun selama ini akan tetap bisa dijaga”, ungkapnya. Suasana haru kian terasa ketika di penghujung acara Jendral Oneng berpamitan kepada seluruh Pejabat dan Pegawai BNNP/BNNK Kab/Kota Gorontalo. Beliau menyalami seluruh pejabat dan pegawai BNN Provinsi Gorontalo sambil berucap terima kasih.Selamat datang dan Selamat bertugas di BNNP Gorontalo Bapak KombesPol Drs. Suparwoto, Semoga dapat menciptakan / membangun yang belum ada dan mengembangkan yang telah dijalankan. Terima kasih Bapak BrigjenPol Oneng Subroto, SH. MH, Selamat memasuki Purna Bhakti, Semoga pengabdian bapak beroleh pahala dari Allah SWT.(LIEM)

FOTO KEGIATAN

     


Kamis, 31 Oktober 2019

Kepala BNNP Gorontalo Lantik Penyidik BNNP Gorontalo

 

#BNN #STOPNARKOBA #CEGAHNARKOBA

bonebolangokab.bnn.go.id, Bone Bolango - Jabatan bukan hanya sebatas pelantikan semata, akan tetapi bagaimana kita menjalankan jabatan itu sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap Tuhan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo KombesPol Suparwoto dalam kegiatan pelantikan tiga pejabat fungsional umum penyidik ahli pertama dan penyidik ahli muda pada 10/30 di ruang pertemuan kantor BNNP Gorontalo.Penyidik yang dilantik yakni Hendrawiranto Hadju. ST, Harly Rumampuk, SH sebagai Penyidik Ahli Muda, Serta Andi Akib, SH sebagai Penyidik Ahli Pertama BNNP Gorontalo. Bertindak sebagai saksi dalam pelantikan tersebut yakni Kepala Sub Bagian Umum Abdul Karim Engahu, SH, MH dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Gorontalo serta rohaniawan Drs. Ramin Yusuf, M.Si.Kegiatan yang diawali dengan pembacaan surat keputusan Kepala BNN RI tentang pengangkatan pejabat fungsional umum penyidik ahli pertama dan penyidik ahli muda di lingkungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang dilanjutkan dengan pelantikan/pengukuhan pejabat penyidik oleh kepala BNNP Gorontalo yang didampingi oleh rohaniawan. Kepala BNNP Gorontalo mengharapkan agar para pejabat yang baru saja dilantik agar dapat bekerja dengan penuh integritas dan profesional. Diakhir kegiatan para pejabat mendapat ucapan selamat dari seluruh pejabat dan pegawai BNN Provinsi Gorontalo. Selamat untuk seluruh pejabat yang dilantik khusunya kepada saudara/rekan kami Hendrawiranto Hadju, ST Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Bone Bolango, Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan penuh tanggung jawab. (LIEM)

FOTO KEGIATAN


Kamis, 24 Januari 2019

Sekda Bonebol Ajak ASN Proaktif Lawan Narkoba

Bone Bolango/ Gorontalo—Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Ir. H. Ishak Ntoma, M.Si mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Bone Bolango proaktif dalam menangkal bahaya narkoba. Menurutnya ASN memiliki kelebihan-kelebihan yang dapat diberdayakan dalam hal perang melawan narkoba. Seperti kelebihan dalam hal kewenangan, akses informasi dan data serta pemahaman akan masalah-masalah nyata di masyarakat.Hal ini diungkapkan Sekda saat menjadi salah satu narasumber pada Workshop Instansi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, di Hotel Maqna Gorontalo, Kamis (24/1). Workshop yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango bertujuan melatih para ASN dalam mengimplementasikan Instruksi Presiden No. 6 tahun 2018 dan Instruksi Bupati No. 80 Tahun 2018.Di hadapan 20 orang peserta Workshop yang berasal dari 20 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Kabupaten Bone Bolango, Ishak berharap para ASN menjadi garda terdepan dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Bone Bolango.“Para ASN harus mampu menjadi relawan yang menyebarluaskan informasi-informasi P4GN sekaligus mampu memberikan teladan bagi masyarakat. Bapak dan ibu yang diundang hari ini harus menjadi bagian dari kelompok relawan yang akan bekerja bersama nanti dalam melaksanakan P4GN,” ujar Ishak.Hadir dalam kegiatan yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Brigjend Pol. Drs. Oneng Soebroto, SH, MH. Dalam paparannya Kepala BNNP memuji Bone Bolango sebagai kabupaten pertama di Provinsi Gorontalo yang menerbitkan Instruksi Bupati untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN 2018-2019.Kepala BNNP berpesan agar semangat P4GN di Bone Bolango tetap terus terjaga. Menurutnya permasalahan narkoba di Indonesia sudah semakin kompleks. Masalah narkoba bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah kesehatan dan sosial.“Lebih jauh lagi, masalah narkoba adalah masalah kemanusiaan karena dampak penyalahgunaan dan peredaran gelapnya dapat menghancurkan generasi, bangsa, bahkan eksistensi umat manusia itu sendiri,” terang Soebroto.“Untuk itu, Pemerintah menerbitkan Inpres No. 6 tahun 2018 sebagai suatu upaya mencegah dan memberantas bahaya narkoba di tengah-tengah bangsa kita. Bersyukur Inpres ini disambut baik di daerah-daerah, terutama di Kabupaten Bone Bolango,” lanjutnya.Turut menjadi narasumber workshop ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone Bolango, Drs. Zainal Abdi Ilolu, M.Si yang mengingatkan para peserta tentang tanggung jawabnya sebagai ASN. Menurutnya masalah penanggulangan narkoba di Indonesia berkaitan pula dengan moralitas aparat yang rendah sehinggga mudah terseret kasus narkoba. Ia berharap peserta dapat menindaklanjuti workshop dengan melakukan pertemuan-pertemuan lebih intensif sebagai bagian dari upaya P4GN.Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango, Abd. Haris Pakaya, S.Pd, M.Si menerangkan, para peserta workshop nantinya menjadi operator Sistem Monitoring dan Evaluasi RAN-P4GN 2018-2019. Sismonev ini adalah aplikasi pelaporan daring mengenai seluruh kegiatan yang berkaitan dengan P4GN di instansi-instansi pemerintah.Menurut Haris, dalam Inpres ini ada sejumlah Rencana Aksi yang bersifat generik, yaitu dilaksanakan seluruh OPD tanpa kecuali. Misalnya pembentukan relawan, sosialisasi P4GN dan tes urine. Ada juga rencana aksi yang khusus dilaksanakan instansi tertentu sesuai tugas pokok dan fungsinya. Misalnya melatih relawan P4GN di tingkat pemuda dan remaja yang menjadi tugas Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga, atau sosialisasi P4GN di BUMN dan BUMD yang menjadi wewenang Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.“Setiap tiga bulan sekali pencapaian-pencapaian Rencana Aksi ini dilaporkan secara berjenjang ke tingkat pusat sampai di meja kerja Presiden RI,” terang Haris. #StopNarkoba(jam)


Rabu, 28 Agustus 2019

Tentang Flakka Dan Gorilla

Mungkin Narkoba Flakka dan Tembakau Gorilla sudah pernah kita lihat dan dengar di berbagai media masa atau pun di media jejaring sosial. Flakka adalah obat psikoaktif sintesis jenis Amphetamine Type Stimulants (ATS). Flakka mengandung senyawa katinona, atau alpha-pyrrolidinopentiophenone (alpha PVP). Di Indonesia Flakka merupakan narkoba jenis baru, akan tetapi Flakka sudah terdaftar dan sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 2 tahun 2017 dengan nama kimia alfa PVP sebagai salah satu jenis narkoba berbahaya yang peredarannya dilarang.Flakka merupakan narkoba yang dikategorikan narkoba versi murahnya jenis kokain,Flakka hanya dibanderol sekitar $ 3 hingga $ 5 atau setara dengan Rp 42 ribu sampai  Rp 73 ribu saja. Sementara kokain dipatok dengan harga pasaran yang jauh lebih mahal, hingga sekitar $80 atau Rp 1 juta-an. Akan tetapi efek dari Flakka jauh lebih dahsyat dari pada kokain. Sehingga banyak pecandu narkoba jenis kokain beralih pada Flakka ini yang jauh lebih berbahaya dari kokain.Penggunaan Flakka pertama kali dalam dosis kecil (kurang dari 100 miligram) mungkin sebatas menimbulkan efek euforia, perubahan perilaku, dan perubahan suasana hati umum layaknya efek narkoba jenis stimulan lain seperti kokain dan sabu. Misalnya, jadi lebih bersemangat, merasa lebih segar dan amat sangat gembira, hiperaktif, banyak bicara, dan jauh lebih percaya diri dari sebelumnya. Beberapa orang yang menggunakan flakka juga mungkin merasakan rangsangan yang berlebihan karenanya.Efek tersebut datang dari lonjakan hormon dopamin dan norepinefrin secara berlebihan setelah mengonsumsi zat stimulan. Peningkatan kadar dopamin dalam otak yang berlebihan dapat memunculkan sensasi euforia, alias perasaan bahagia yang berlebihan. Sementara kadar norepinefrin yang melonjak naik dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, yang keduanya bisa membuat Anda lebih awas.Flakka dapat membuat pecandunya berperilaku seperti zombi atau mayat hidup yang beringas dan tidak dapat mengontrol dirinya.Sedangkan Gorilla di Indonesia mungkin masih jarang terdengar. Tembakau gorilla tidak jauh beda dengan ganja dan sejenisnya. akan tetapi efek dan bahaya yang ditimbulkan oleh tembakau gorilla lebih berbahaya dari ganja.Para pengguna gorilla merasa sangat aman  karena mengira tembakau super ini alami dan berasal dari tanaman herbal. Banyak yang meyakini ganja sintetis tersebut tidak berdampak buruk terhadap kesehatan penggunanya. Ada pula keluarga pasien yang melihat pengguna melinting "tembakau" di kamar dan mengira itu hanya tembakau rokok biasa.Tembakau gorila mulai ramai diperbincangkan lagi ketika video pilot Citilink yang diduga mabuk menyebar di dunia maya. Ada yang menduga pilot tersebut berada di bawah pengaruh alkohol, namun ada juga yang menduga ia menghisap tembakau gorila. Namun, kedua asumsi tersebut telah dibantah dengan hasil tes yang negatif. Menurut United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), lembaga PBB yang khusus menangani kejahatan narkoba, synthetic cannabinoid (ganja sintetis) berbentuk serbuk kristalin yang berwarna putih, abu-abu bahkan coklat kekuningan. Umumnya larut dalam pelarut organik seperti metanol, etanol, acetonitril, etil asetat dan aseton sehingga setelah larut akan dengan mudah disemprotkan ke dalam bahan lain, semisal daun-daunan herbal ataupun tembakau.Intinya kedua jenis narkoba baru ini sangat berbahaya bagi masyarakat apabila dikonsumsi atau pun disalahgunakan, Di Indonesia narkoba ini sudah mulai masuk dan berkembang secara perlahan, Untuk itu,  Perlu dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak dan elemen masyarakat agar penyalahgunaan narkoba ini dapat dicegah sejak dini dan dapat diantisipasi dengan tepat dan cepat agar tidak memakan korban lebih banyak lagi.#stopnarkoba#lawannarkoba#indonesiabersinar.(ahn) 


Minggu, 18 Agustus 2019

Salah KaprahTentang Narkoba Dapat Menambah Stamina

Komedian Tri Retno Prayudati atau biasa dikenal dengan Nunung menambah daftar panjang artis yang tertangkap menggunakan narkoba. Hasil pendalaman polisi, Nunung telah menggunakan obat terlarang tersebut selama 20 tahun. Perempuan tersebut memanfaatkan narkoba sebagai penambah stamina dan menjaga daya tahan tubuh. Alasan Nunung menggunakan narkoba adalah untuk menambah stamina dalam menjalani profesinya sehari hari sebagai Artis/Komedian disejumlah stasiun Televisi.

Adapun anggapan orang bahwa narkoba dapat menambah stamina sebenarnya adalah salah kaprah, Sebab sebenarnya Narkoba hanya dapat memberikan reaksi rangsangan terhadap otot saja tidak ada hubungan sama sekali dengan penambah stamina seseorang. yang ada justru dengan mengkonsumsi narkoba stamina dan kualitas fisik seseorang akan terus menurun. Hal ini menunjukkan bahwa anggapan orang  dengan mengonsumsi narkoba akan menambah stamina itu adalah mitos. Karena setelah mengonsumsi narkoba seseorang akan merasakan lemas dan lelah.

Banyak cara yang aman dalam menambah stamina secara alami, misalnya dengan makan makanan yang bergizi, Minum air yang cukup, Olahraga teratur, kualitas tidur yang cukup, dan dengan mengolah stres dengan baik. Gunakan waktu rehat terutama saat malam hari untuk beristirahat secara efektif. Dengan demikian tidak hanya stamina, daya tahan tubuh anda terhadap berbagai penyakit juga akan semakin meningkat. Manusia selalu dihadapkan pada dua pilihan, nah sekarang pilihan yang tepat ada ditanganmu, Apakah kamu ingin menambah stamina secara instan dengan menggunakan narkoba atau menerapkan pola hidup sehat ? Hanya kamu yang tau jawabannya. Salam hidup sehat dan Katakan Tidak pada Narkoba.(AHN)


Rabu, 28 Agustus 2019

Tentang Flakka Dan Gorilla

Mungkin Narkoba Flakka dan Tembakau Gorilla sudah pernah kita lihat dan dengar di berbagai media masa atau pun di media jejaring sosial. Flakka adalah obat psikoaktif sintesis jenis Amphetamine Type Stimulants (ATS). Flakka mengandung senyawa katinona, atau alpha-pyrrolidinopentiophenone (alpha PVP). Di Indonesia Flakka merupakan narkoba jenis baru, akan tetapi Flakka sudah terdaftar dan sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 2 tahun 2017 dengan nama kimia alfa PVP sebagai salah satu jenis narkoba berbahaya yang peredarannya dilarang.Flakka merupakan narkoba yang dikategorikan narkoba versi murahnya jenis kokain,Flakka hanya dibanderol sekitar $ 3 hingga $ 5 atau setara dengan Rp 42 ribu sampai  Rp 73 ribu saja. Sementara kokain dipatok dengan harga pasaran yang jauh lebih mahal, hingga sekitar $80 atau Rp 1 juta-an. Akan tetapi efek dari Flakka jauh lebih dahsyat dari pada kokain. Sehingga banyak pecandu narkoba jenis kokain beralih pada Flakka ini yang jauh lebih berbahaya dari kokain.Penggunaan Flakka pertama kali dalam dosis kecil (kurang dari 100 miligram) mungkin sebatas menimbulkan efek euforia, perubahan perilaku, dan perubahan suasana hati umum layaknya efek narkoba jenis stimulan lain seperti kokain dan sabu. Misalnya, jadi lebih bersemangat, merasa lebih segar dan amat sangat gembira, hiperaktif, banyak bicara, dan jauh lebih percaya diri dari sebelumnya. Beberapa orang yang menggunakan flakka juga mungkin merasakan rangsangan yang berlebihan karenanya.Efek tersebut datang dari lonjakan hormon dopamin dan norepinefrin secara berlebihan setelah mengonsumsi zat stimulan. Peningkatan kadar dopamin dalam otak yang berlebihan dapat memunculkan sensasi euforia, alias perasaan bahagia yang berlebihan. Sementara kadar norepinefrin yang melonjak naik dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, yang keduanya bisa membuat Anda lebih awas.Flakka dapat membuat pecandunya berperilaku seperti zombi atau mayat hidup yang beringas dan tidak dapat mengontrol dirinya.Sedangkan Gorilla di Indonesia mungkin masih jarang terdengar. Tembakau gorilla tidak jauh beda dengan ganja dan sejenisnya. akan tetapi efek dan bahaya yang ditimbulkan oleh tembakau gorilla lebih berbahaya dari ganja.Para pengguna gorilla merasa sangat aman  karena mengira tembakau super ini alami dan berasal dari tanaman herbal. Banyak yang meyakini ganja sintetis tersebut tidak berdampak buruk terhadap kesehatan penggunanya. Ada pula keluarga pasien yang melihat pengguna melinting "tembakau" di kamar dan mengira itu hanya tembakau rokok biasa.Tembakau gorila mulai ramai diperbincangkan lagi ketika video pilot Citilink yang diduga mabuk menyebar di dunia maya. Ada yang menduga pilot tersebut berada di bawah pengaruh alkohol, namun ada juga yang menduga ia menghisap tembakau gorila. Namun, kedua asumsi tersebut telah dibantah dengan hasil tes yang negatif. Menurut United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), lembaga PBB yang khusus menangani kejahatan narkoba, synthetic cannabinoid (ganja sintetis) berbentuk serbuk kristalin yang berwarna putih, abu-abu bahkan coklat kekuningan. Umumnya larut dalam pelarut organik seperti metanol, etanol, acetonitril, etil asetat dan aseton sehingga setelah larut akan dengan mudah disemprotkan ke dalam bahan lain, semisal daun-daunan herbal ataupun tembakau.Intinya kedua jenis narkoba baru ini sangat berbahaya bagi masyarakat apabila dikonsumsi atau pun disalahgunakan, Di Indonesia narkoba ini sudah mulai masuk dan berkembang secara perlahan, Untuk itu,  Perlu dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak dan elemen masyarakat agar penyalahgunaan narkoba ini dapat dicegah sejak dini dan dapat diantisipasi dengan tepat dan cepat agar tidak memakan korban lebih banyak lagi.#stopnarkoba#lawannarkoba#indonesiabersinar.(ahn) 


Minggu, 18 Agustus 2019

Salah KaprahTentang Narkoba Dapat Menambah Stamina

Komedian Tri Retno Prayudati atau biasa dikenal dengan Nunung menambah daftar panjang artis yang tertangkap menggunakan narkoba. Hasil pendalaman polisi, Nunung telah menggunakan obat terlarang tersebut selama 20 tahun. Perempuan tersebut memanfaatkan narkoba sebagai penambah stamina dan menjaga daya tahan tubuh. Alasan Nunung menggunakan narkoba adalah untuk menambah stamina dalam menjalani profesinya sehari hari sebagai Artis/Komedian disejumlah stasiun Televisi.

Adapun anggapan orang bahwa narkoba dapat menambah stamina sebenarnya adalah salah kaprah, Sebab sebenarnya Narkoba hanya dapat memberikan reaksi rangsangan terhadap otot saja tidak ada hubungan sama sekali dengan penambah stamina seseorang. yang ada justru dengan mengkonsumsi narkoba stamina dan kualitas fisik seseorang akan terus menurun. Hal ini menunjukkan bahwa anggapan orang  dengan mengonsumsi narkoba akan menambah stamina itu adalah mitos. Karena setelah mengonsumsi narkoba seseorang akan merasakan lemas dan lelah.

Banyak cara yang aman dalam menambah stamina secara alami, misalnya dengan makan makanan yang bergizi, Minum air yang cukup, Olahraga teratur, kualitas tidur yang cukup, dan dengan mengolah stres dengan baik. Gunakan waktu rehat terutama saat malam hari untuk beristirahat secara efektif. Dengan demikian tidak hanya stamina, daya tahan tubuh anda terhadap berbagai penyakit juga akan semakin meningkat. Manusia selalu dihadapkan pada dua pilihan, nah sekarang pilihan yang tepat ada ditanganmu, Apakah kamu ingin menambah stamina secara instan dengan menggunakan narkoba atau menerapkan pola hidup sehat ? Hanya kamu yang tau jawabannya. Salam hidup sehat dan Katakan Tidak pada Narkoba.(AHN)


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP GORONTALO

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi