Sabtu, 18 Agustus 2018
Tindak Tegas Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Masyarakat Desa

Bone Bolango/Gorontalo- Masyarakat yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di tingkat desa harus segera dilaporkan, baik masyarakat biasa, tokoh masyarakat, aparat desa bahkan sampai ke pimpinan desa sekaligus yakni kepala desa apabila terlibat langsung dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba harus ditindaki dengan tegas. Pernyataan itu dipertegas langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (DPM-Pemdes) Kabupaten Bone Bolango, Suleman Panigoro, S.Pd dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango di Amaris Hotel kota Gorontalo pada Selasa pagi (17/04) dalam acara yang bertajuk Diseminasi Informasi P4GN melalui Sosialisasi/Penyuluhan.

Kegiatan yang mengambil tema yaitu Peran serta Pemerintah desa dalam upaya P4GN tersebut dihadiri kurang lebih sebanyak 40 orang kepala desa yang ada di Kabupaten Bone Bolango. Peserta yang hadir tersebut diharapkan agar dapat mendapatkan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba yang sudah merasuki di berbagai kalangan, khususnya kalangan masyarakat desa, dan berperan mencegah narkoba di tiap desanya.

Menurut Kepala Dinas Pemdes yang juga sering disapa dengan panggilan akrab, Bapak Supa, menerangkan kepada peserta yang hadir bahwa salah satu cara untuk mencegah narkoba yakni dimulai dari pencegahan di tingkat bawah dalam pemerintah. Menurutnya dukungan pemerintah desa sangat vital dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, oleh sebab itu pencegahan narkoba harus dimulai sedini mungkin untuk dapat disosialisasikan.

Masih Menurut Supa, kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang sangat positif, ia sangat mendukung BNN dalam menyelenggarakan kegiatan yang ditujukan untuk kepala-kepala desa yang ada di wilayah kabupaten bone bolango.

“Kalau perlu BNNK Bone Bolango mengundang Kepala-kepala dusun agar dapat mengikuti kegiatan seperti ini, hal ini dapat membantu tugas-tugas BNNK dalam pencegahan narkoba di tingkat pemerintahan paling bawah”, tuturnya.

Masih menurut kadis yang pernah menjabat sebagai camat itu, dalam pemerintahan di desa peran kepala desa sangat vital di mata masyarakat, ada baiknya peran kepala desa itu sebagai tokoh yang disegani memanfaatkan hal itu untuk dapat menyampaikan informasi bahaya narkoba di tengah-tengah masyarakat. Sebagai contoh dengan melakukan strategi pencegahan di lingkungan masyarakat melalui sosialisasi P4GN pada acara hajatan/Pesta pernikahan, pada kegiatan posyandu ibu-ibu hamil maupun pada kegiatan keagamaan.

Ia pun berharap dan menginginkan kepala desa yang hadir untuk dapat mendukung penuh Program BNNK Bone Bolango dan bekerja sama dengan pihak BNNK untuk memerangi narkoba sampai ke tingkat desa. Selain itu ia juga berpesan bahwa di tangan bapak dan ibu kepala desa yg berperan sebagai ujung tombak di masyarakat agar senantiasa menciptakan masyarakat bone bolango yang cemerlang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Kepala BNNK Bone Bolango, Abdul Haris Pakaya S.Pd. M.Si yang turut membuka kegiatan pada hari itu sekaligus menjadi pemateri, langsung merespon positif mengenai kerja sama dengan tiap desa mengenai pelaksanaan P4GN, dan akan merencanakan penandatangan MOU antara Kepala BNNK Bone Bolango, Kadis DPM-Pemdes dan Pihak Kepala desa sebanyak 165 Kepala desa.

Haris juga turut menyampaikan kepada peserta bahwa di tahun 2018 ini BNNK Bone Bolango menggandeng Bapak dan Ibu Kepala desa di Kab. Bone Bolango untuk dapat mensosialisasikan bahaya narkoba di tengah kegiatan kemasyarakatan minimal kepala desa mampu meluangkan waktu sekitar 5 menit saja.

Harapan Kepala BNNK tersebut, kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dampak buruk penyalahgunaan narkotika di masyarakat. Dan diharapkan pula Kepala-kepala desa yang dihadirkan dapat menjadi penggiat anti narkoba dan membentuk relawan anti narkoba di setiap desanya guna membantu menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman bahaya narkoba.          

Diakhir kegiatan seluruh kepala desa yang hadir dilakukan pemeriksaan urine oleh petugas BNNK guna mendeteksi dini narkoba di jajaran pemerintah desa. #StopNarkoba(rul)