Kamis, 22 November 2018
Sosialisasi Kurikulum Terintegrasi Pendidikan Anti Narkoba Di SD wilayah kec. Kabila

Bone Bolango/Gorontalo- Rabu (17/10) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango melalui seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) melaksanakan sosialiasi pada guru dan kepala sekolah yang ada wilayah kecamatan kabila dan kecamatan botupingge mengenai kurikulum yang terintegrasi pendidikan anti narkoba di sekolah tingkat dasar (SD). Sebanyak kurang lebih 30 orang yang merupakan perwakilan dari sekolah-sekolah dasar yang ada di kecamatan kabila dan kecamatan botupingge hadir dalam kegiatan tersebut.

Adapun maksud dan tujuan dari pelakanaaan sosialisasi tersebut adalah sebagaimana merupakan tindak lajut dari kegiatan asistensi yang sudah digelar oleh BNNK bersama kepala sekolah pada beberapa minggu yang lalu. Kegiatan itu merupakan bagian dari pengenalan bentuk atau bahan ajar dari pendidikan anti narkoba bagi siswa sekolah dasar yang rencananya akan dicanangkan bagi seluruh SD yg ada di kab. Bone bolango.

Hadir dalam kegiatan itu yakni, Kepala Bidang P2M BNNP Gorontalo, Abdul Muchars Daud, SE yang sangat mendukung program dari BNNK bone bolango itu. Menurut abdul muchars, peran bapak dan ibu guru di sekolah sangat penting diharapkan dalam upaya pencegahan narkoba.

Abdul muchars menekankan kepada para kepala sekolah bahwa mereka haruslah mendoktrin para siswa utuk mencegahn dan menolak narkoba bagi diri mereka, cara ini dilakukan agar anak didik steril dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala Seksi P2M BNNK bone bolango, Mulyati Imran,SKM yang didampingi oleh kepala seksi kurikulum pendidikan dasar diknas bone bolango, Ludin Abdullah, M.Si juga turut menyampaikan arahan dan sosialiasi dari pendidikan anti narkoba tersebut.

Menurut mulyati, bahwa pendidikan anti narkoba ini tidak merubah kurikulum yang sudah diterapkan disekolah, hanya saja para guru selalu menyisipkan pendidikan anti narkoba dalam setiap mata pelajaran, “cara penerapan kurikulum pendidikan anti narkoba ini tergantung dari cara mengajar bapak dan ibu guru di kelas nanti, contoh misalnya kita bisa buat poster atau yel-yel anti narkoba sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar, papar mulyati dalam materinya.

Peserta sosialisasi kegiatan yang hadir pun tampak antusias menerima kehadiran dari Tim P2M BNNK Bone Bolango yang melakukan sosialisasi tersebut. Menurut salah seorang kepala sekolah yang dijelaskan dalam sesi tanya jawab, mereka siap mendukung program ini, dan mereka pun siap untuk dibekali apabila BNNK memberikan bahan ajar kepada guru mengenai pencegahan narkoba yang disampaikan kepada siswa-siswa SD. #StopNarkoba(rul)