Sabtu, 18 November 2017
Satgas Ayula Selatan Gencar Perangi Narkoba

Gorontalo/Bone Bolango – Masyarakat harus aktif menyosialisasikan bahaya narkoba di lingkungan masing-masing. Hal ini mengingat kerawanan narkoba di Indonesia yang masih berstatus darurat.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango, Abd. Haris pakaya, S.Pd. M.Si, saat menghadiri kegiatan pendampingan dan sosialiasi bahaya narkoba di SMPN 1 Bulango Selatan, Kamis (28/09).

Haris mengungkapkan, khusus di Bone Bolango, penyalahgunaan inhalan atau bahan adiktif berbau tajam seperti lem adalah yang paling dikhawatirkan. Sebab bahan-bahan tersebut mudah sekali ditemukan dan relatif murah.

“Padahal efek dari narkoba jenis inhalan itu bisa merusak otak dan mengakibatkan kegilaan. Bahkan ada satu kasus penggunaan lem di Bone Bolango yang sampai mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Kepala BNNK juga mengingatkan agar Pelajar berhati-hati dan waspada terhadap orang tak dikenal. Peredaran narkoba dewasa ini dilakukan dengan berbagai modus. Misalnya, melalui  permen dan jajanan di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan ini ketua Satuan Tugas (satgas) Anti Narkoba Desa Ayula Selatan, Frensi Ali Pontoh memberikan materi berupa pengetahuan umum tentang bahaya, jenis dan efek narkoba bagi tubuh. Menurut Frensi, narkoba adalah perusak generasi muda yang kelak akan jadi pemimpin bangsa. Karena itu narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang harus betul-betul diwaspadai bersama.

Kegiatan sosialisasi yang menyasar 60 Orang siswa di SMPN 1 bulango Selatan merupakan insiatif dan program kerja Satgas Anti Narkoba Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan. Satgas ini merupakan gabungan pemuda di Desa Ayula Selatan yang dibentuk oleh Bhabinkamtibmas Kecamatan Bulango Selatan,  Bripka Muh. Taufik Azis sejak beberapa bulan silam.

“Melalui pembinaan dan gerakan penyuluhan bahaya narkoba di setiap sekolah di Bulango Selatan, kami berharap para pemuda dapat lebih aktif untuk melaksanakan kegiatan positif sekaligus memberikan edukasi kepada adik-adik mereka di tingkat SMP dan SD.”

Dalam kesempatan ini Kepala BNNK Bone Bolango mengukuhkan siswa peserta kegiatan menjadi relawan anti narkoba di lingkungan SMPN 1 Bulango Selatan. Satgas bersama BNNK juga langsung bertindak nyata dengan mendata sejumlah siswa yang pernah menyalahgunakan lem. Tujuh orang siswa telah melaporkan diri untuk kemudian direhabilitasi di klinik BNNK Bone Bolango.

Kepala BNNK Bone berterima kasih kepada satgas ayula Selatan yang sudah melaksanakan perpanjangan tugas BNNK dalam mencegah dan memberantas di kalangan masyarakat.#StopNarkoba