Kamis, 22 November 2018
Kepala Sekolah dan Guru SD Tapa-Bulango Siap Dukung Kurikulum Terintegrasi Pendidikan Anti Narkoba

Bone Bolango/Gorontalo- Kamis (18/10) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango melalui seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) kembali turun ke sekolah di tingkat sekolah dasar (SD) untuk melakukan sosialiasi kurikulum yang terintegrasi oleh pendidikan anti narkoba. Kegiatan ini berlangsung di wilayah kecamatan tapa dan bulango utara yang dipusatkan di aula gedung sekolah SDN 3 Tapa.

Dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dan guru-guru kelas dari wilayah kecamatan tapa-bulango utara, kegiatan in bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru serta mengembangkan kemampuan guru untuk dapat mengajarkan pendidikan anti narkoba bagi siswa SD di setiap kegiatan belajar mengajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Kegiatan itu dihadiri oleh Kasie P2M BNNK bone bolango, Mulyati Imran, SKM yang didampingi oleh kasie kurikulum pendidikan dasar bone bolango, Ludin Abdullah, M.Si. selain itu turut dihadiri juga oleh koordinator Guru SD se Kecamatan Tapa-bulango, Riden Pasune, S.Pd.

Mengawali acara pembukaan, Ludin Abdullah menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah yang merupakan kerja sama dinas pendidikan dengan pihak BNNK bone bolango dalam hal mensosialisasikan pendidikan anti narkoba bagi siswa dan guru. Selain itu menurut mulyati imran, cara penerapan pendidikan anti narkoba ini haruslah dimuali dari membentuk anggota komite pencegahan yang terdiri dari kepala sekolah,guru-guru,kepala desa, para siswa, pra orang tua siswa dan sampai pihak berwajib dan pihak medis yang bertugas di wilayah itu.

“mereka ini haruslah kita undang dala setiap rapat yang diadakan di sekolah dan tidak lupa pula mereka ini kita bekali dengan informasi bahaya narkoba, agar mereka ini senantiasa menanamkan bahaya narkoba pada anak mereka”, papar mulyati

Selain mulyati yang memberikan informasi P4GN pendidikan anti narkoba, hadir pula Kabid P2M BNNP Gorontalo, Abdul Muchars Daud, SE.

Abdul muchars menambahkan bahwa BNN sangat membutuhkan kompetensi dan kerja sama dari pihak sekolah terutama untuk pencegahan narkoba di sekolah, dukungan dari para guru sangat diharapkan untuk mensukseskan kurikulum pendidikan anti narkoba ini di tingkat sekolah dasar.

Salah seorang guru dari SDN 1 tapa menyampaikan bahwa mereka siap akan membantu BNN untuk mensosialisasikan bahaya narkoba bagi pendidikan, menurut mereka guru akan siap mendukung jika ada bahan ajar yang dibagikan kepada mereka.

Selajutnya Kasie P2M BNNK bonebol dan kabid P2M BNNP Gorontalo akan bekerja sama untuk memberikan Modul dalam bentuk saku yang akan dibagikan kepada tenaga pendidik yang ada di wilayah provinsi gorontalo. #StopNarkoba(rul)