Sabtu, 18 November 2017
Keluarga Perkuat Karakter Anti Narkoba

Gorontalo/Bone Bolango – Peran keluarga sangat penting untuk menumbuhkembangkan karakter anti narkoba. Sebagai unit organisasi terkecil yang ada dalam masyarakat, fakta menunjukkan bahwa keluarga yang harmonis dan penuh dengan kehangatan akan menjadi faktor pelindung dan memperkecil potensi terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango, Abd. Haris Pakaya, S.Pd, M.Si dalam sambutannya pada kegiatan melaksanakan kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pererdaran Gelap Narkoba (KIE P4GN) Melalui Media Konvensional, di Hotel Amaris Gorontalo, Rabu (04/10).

Haris menegaskan, dewasa ini fungsi keluarga sebagai faktor pelindung harus lebih diperkuat mengingat semakin maraknya teknologi informasi memasuki ruang-ruang privat. Ia juga menyebut penyebaran obat-obatan berbahaya seperti PCC yang sedang marak banyak menyasar anak-anak yang lepas dari kontrol dan pengawasan orang tua.

PCC itu jenis obat yang sudah dilarang peredarannya, namun tetap saja ada pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang mengambil keuntungan tanpa peduli masa depan anak-anak. Hal ini patut menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan potensi kerawanan penyalahgunaan narkoba bukan hanya pada anak-anak, tetapi juga orangtua. Oleh sebab itu orangtua juga wajib memperbaharui informasinya mengenai jenis, dampak dan upaya pencegahan narkoba.

Dalam kegiatan KIE P4GN ini BNNK Bone Bolango melibatkan peserta sebanyak 20 orang, terdiri atas para petugas Promosi Kesehatan dan kader Posyandu dari sejumlah puskesmas di wilayah kabupaten Bone Bolango.

Mereka diharapkan dapat meneruskan informasi dari kegiatan ini ke masyarakat, khususnya ibu-ibu posyandu, para orangtua, serta siswa-siswa di sekolah yang ada di wilayah masing-masing,” jelas Plt Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Mulyati Imran SKM.

Menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Ketua Forum Sehat Kabupaten Bone Bolango, Yuriko Kamaru, SH yang memberikan materi mengenai pencegahan dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam paparannya, Yuriko menyebut bahaya narkoba salah satunya adalah halusinogen yang membuat pemakai kehilangan orientasi dan persepsi atas lingkungan sehingga bukan hanya merugikan diri sendiri, melainkan juga orang di sekitar.

Turut memberikan materi Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo, Raflin Hinelo, S.Pd, M.Si. Dengan materi pencegahan narkoba melalui konseling keluarga. Raflin menyebut salah satu sikap yang harus ada dalam konseling adalah persuasi dan pendekatan emosional.#StopNarkoba