Kamis, 22 November 2018
Kec.Bultim dan Bulsel Siap Canangkan Kurikulum Terintegrasi Pendidikan Anti Narkoba

Bone Bolango/Gorontalo- Sekitar 30 orang guru kelas dan kepala sekolah tingkat SD di wilayah kecamatan Bulango Timur dan Bulango selatan mengikuti kegiatan Sosialisasi kurikulum yang terintegrasi pendidikan anti narkoba pada Jumat siang (19/10) yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bone bolango di aula SDN 5 Bulango Selatan. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan Asistensi pada kepala sekolah dan guru tentang rencana penerapan dan pencanangan kurikulum terintegrasi pendidikan anti narkoba pada sekolah dasar oleh Seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) BNNK bone bolango.

Hadir saat itu, yakni kepala seksi P2M BNNK bone bolango, Mulyati Imran, SKM yang memberikan materinya tentang pendidikan anti narkoba bagi guru dan siswa. Dalam materinya, mulyati menjelaskan bahwa perhatian guru dan orang tua sangat penting dibutuhkan untuk pendidikan anti narkoba ini. Ia mengajak bersama seluruh elemen pendidik untuk mengajarkan anak-anak khususnya para siswa agar menanamkan pada pikiran mereka bahwa narkoba itu buruk bagi kehidupan.

Kabid P2M BNNP gorontalo yang juga hadir saat itu, yakni Abdul Muchars Daud, SE menambahkan bahwa pendidikan anti narkoba ini penting untuk guru dan tenaga pendidik, ia pun menyarankan agar orang tua dan guru tetap waspada terhadap anak didiknya. Jika melihat anak sudah mengalami kecanduan bahan-bahan adiktif, contoh lem, bensin, atau apapun bentuknya yang membuat kecanduan maka orang tua segeralah lapor ke BNN terdekat.

Selain itu seluruh kepala sekolah yang hadir dlam kegiatan itupun merespon baik rencana pencanangan pendidikan anti narkoba bagi sekolah dasar tersebut. Salah satu kepala sekolah yang sudah berhasil mencanangkan sekolahnya di wilayah kec. bulango selatan pada awal tahun 2018 ini, mengaku siap menerapkan kembali sekolahnya untuk menjadi pilot project dari BNNK bone bolango.

Menurutnya, dengan adanya program seperti ini masalah narkoba dapat tersosialisasi di semua kalangan baik guru sampai ke anak-anak, “kami siap mendukung BNNK bone bolango untuk mencanangkan kurikulum terintegrasi pendidikan anti narkoba pada siswa SD, yang kami harapkan agar siswa mampu menolak narkoba dan tidak akan pernah mencoba zat terlarang ini baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga, papar kepala sekolah tersebut.#StopNarkoba(rul)