Selasa, 27 Juni 2017
Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini Dalam Keluarga

BONE BOLANGO/GORONTALO - Kecenderungan anak menyalahgunakan narkoba tidak dapat dilepaskan dari peran dan tanggung jawab orang tua. Pengaruh lingkungan yang buruk terhadap anak sebisa mungkin dapat dinetralisir oleh orang tua dengan mengedapankan kejujuran, keterbukaan dan kasih sayang, sehingga anak mampu berkomunikasi dengan orang tuanya tanpa harus merasa takut.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala BNNK Bone Bolango Abd. Haris Pakaya, S.Pd, M.Si saat memberikan sosialisasi anti narkoba kepada masyarakat di radio Nada FM, Gorontalo, Rabu (08/02). Dalam acara yang bertajuk “Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga” tersebut, Haris merinci tujuh peran dan tanggung jawab orang tua yang dapat mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak/remaja.

Ketujuh peran penting peran tersebut adalah meliputi peran orang tua sebagai panutan; sebagai pengasuh; sebagai pegawas; sebagai pendidik; sebagai teman diskusi; sebaga tempat bertanya; dan sebagai sarana prasarana utama untuk tumbuh kembang anak.

“Peran ini akan berpengaruh pada bagaimana pola asuh orang tua terhadap anak. Dalam pola asuh yang otoritatif demokratis misalnya orang tua haruslah memberi kebebasan yang memadai pada anaknya tetapi dalam batasan standar perilaku yang jelas,” jelas Haris.

Ia melanjutkan anak akan selalu mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tua, perlakuan otoriter terhadap anak akan mempengaruhi perilaku anak, begitu pula perlakuan kasih sayang orang tua terhadap anak yang terlalu berlebihan.

Hadir dalam dialog yang sama, penyuluh ahli narkoba Mulyati Imran, SKM menyampaikan untuk seluruh orang tua, pencegahan dan pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab semua elemen. Jika orang tua berani dan aktif berperan dalam upaya pencegahan dini, maka masih ada harapan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.

“Selamatkan pemuda, selamatkan anak kita, selamatkan bangsa Indonesia,” ajaknya. #Stopnarkoba.(rah)