Selasa, 28 Maret 2017
BNNK DAN KEMENTERIAN AGAMA BONE BOLANGO SEPAKAT PERKUAT PERAN PENYULUH AGAMA DALAM P4GN

Bone Bolango-Gorontalo – Peran Tenaga Penyuluh Kementerian Agama di Kabupaten Bone Bolango dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) akan diperkuat. Hal ini misalnya diwujudkan dengan penyusunan naskah khotbah Jumat dengan muatan anti narkoba.

Penguatan peran Tenaga Penyuluh Agama tersebut merupakan salah satu butir kesepakatan yang termaktub dalam perjanjian kerjasama antara Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango dengan BNNK Bone Bolango yang ditandangani kedua belah pihak pada Kamis, (16/03), di Aula Kantor Kementerian Agama Bone Bolango.

Mewakili Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Bone Bolango, Drs. Suleman Tongkonoo, M.Hi menyatakan kesepakatan ini penting untuk membendung bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan umat beragama. Hal yang paling menjadi perhatiannya adalah bahaya narkoba di kalangan pelajar, termasuk di madrasah-madrasah dan institusi pendidikan yang bernaung di bawah instansi yang dipimpinnya.

“Ada kejadian siswa madrasah menyalahgunakan narkoba dan ketika ditanya mereka malah dapat informasi tentang obat yang mengandung narkoba justru dari sosialisasi anti narkoba. Kedepan mungkin harus dipikirkan cara dan teknis penyampaiannya bagaimana agar narkoba disadari bahayanya dan bukan justru dicoba bagaimana efeknya,” saran Suleman.

Dalam kesempatan tersebut Suleman menyambut baik kerja sama ini dan berharap kepada para penyuluh agama untuk selalu menyisipkan pesan-pesan anti narkoba dalam setiap kesempatan ceramah.

Ikut menandatangani perjanjian kerjasama ini, Kepala BNNK Bone Bolango Abd. Haris Pakaya, S.Pd, M.Si, yang dalam sambutannya menyatakan harapan besar agar perjanjian kerjasama ini dapat mempererat hubungan kedua instansi terutama dalam segala upaya P4GN. Haris menuturkan bahaya narkoba dapat menerpa pelajar dan remaja akibat semakin canggihnya teknologi.

Abd. Haris meyakini, dengan upaya keras dan kerjasama yang berkelanjutan, bahaya tersebut dapat dilawan dan ditekan sekecil mungkin demi mencapai Bone Bolango bebas dari narkoba. “Seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi, Indonesia sudah darurat narkoba, maka penanganannya tidak mungkin hanya dijalankan oleh satu instansi saja, yakni BNN, namun juga perlu melibatkan segala lapisan masyarakat, termasuk pemuka-pemuka agama.”

Dalam perjanjian kerjasama tersebut, selain tenaga penyuluh, kedua pihak akan melakukan penguatan peran dalam upaya P4GN kepada para siswa, guru, tenaga pendidikan, orang tua, dan aparatur pendidikan dalam ekosistem pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Poin lain adalah tentang terbentuknya sistem rujukan berbentuk jejaring orang tua, sekolah dan tenaga penyuluh.

Selain itu, perjanjian kerjasama ini mewajibkan terbentuknya relawan BNN di masing-masing sekolah dan tenaga penyuluh serta diikuti peningkatan mutu para relawan sebagai perpanjangan tangan BNNK Bone Bolango dalam upaya P4GN di lingkungan Kementerian Agama.

Menutup rangkaian acara, BNNK Bone Bolango menyerahkan plakat penghargaan dan 50 eksemplar naskah khotbah Jumat bermuatan P4GN kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Bone Bolango. Diharapkan naskah tersebut dapat mulai disampaikan secara serentak dalam pelaksanakan ibadah shalat Jumat pada keesokan harinya. #StopNarkoba (jam)