Senin, 24 April 2017
BNNK Bone Bolango Optimalisasi Program Rehabilitasi medis dan sosial melalui Sosialisasi di instansi terkait

Bone Bolango-Gorontalo, Jumat (10/3) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango Gelar Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi di Wilayah Kabupaten Bone Bolango guna mengoptimalisasi program Rehabillitasi medis dan social yang diikuti Sejumlah Para Pimpinan Kecamatan (Camat), Pimpinan Instansi Terkait Seperti Dinas Sosial, RSUD Toto Kabila, Dinas Pemuda dan Olahraga, Komisi Penanggulangan Aids, Organisasi Kepemudaan (KNPI) serta Kesbang Pol dan Polres Bone bolango yang dilaksanakan di hotel damhil kota Gorontalo.

Sebanyak 25 peserta yang hadir pada kegiatan Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Seksi Rehabilitasi BNNK Bone Bolango Menerima Materi tentang beberapa Program rehabilitasi dan pasca rehabilitasi yang akan dilaksanakan di tahun ini.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Penjabat baru Kepala BNNP Gorontalo, Komisaris besar polisi Drs. Oneng Subroto, SH. MH sekaligus didaulat oleh panitia untuk membuka acara sosialisasi tersebut menjelaskan dalam sambutannya bahwa perang penjajahan melawan masalah narkoba ini tak henti-hentinya dilaksanakan oleh pemerintah, Kami dari Pihak BNN terus Berupaya keras untuk menghilangkan penyakit ini di masyarakat, ungkapnya.

“Narkoba ini adalah penjajah secara psikis, yang menyerang jiwa raga para generasi muda di Negara kita, dan kalau generasi muda dilumpuhkan oleh narkoba maka tak ada lagi yang akan meneruskan pembangunan nasional bangsa dan Negara kita” ,imbuh oneng.

Kepala BNNP Gorontalo menaruh harapan besar untuk peran serta masyarakat dan pemerintah terkait dalam rehabilitasi medis dan social penanganan pecandu dan penyalahguna yang terjerat masalah narkoba.

Selain itu tampak hadir pula, Kepala bidang pemberantasan BNNP Gorontalo AKBP Haddra Dotulong,SH yang menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut.

Haddra menekankan program rehabiltasi ini sifatnya humanis dimasyarakat, Program ini bisa ampuh untuk diterapkan dalam keluarga, kerabat, anak-anak yang terjerat masalah narkoba dan berkeinginan untuk merehabilitasi proses kesembuhan dirinya.

“Dalam Undang-undang narkotika pun sudah jelas aturan bagi pengedar yang tertangkap tangan membawa barang haram tersebut dan bagi korban penyalahguna siap direhabilitasi apabila hasil tes urine dinyatakan positif”,papar haddra.

Dalam Materinya, Haddra menjelaskan kepada peserta bahwa sangat membutuhkan informasi yang banyak dari masyarakat, yang mungkin notabene dilingkungan mereka ada informasi terselubung mengenai pengedar/bandar narkoba.

“Segera laporkan ke Pihak kami, baik BNNP maupun BNNK apabila ada hal-hal mencurigakan dilingkungan bapak-bapak terkait pengedaran narkoba secara sembunyi-sembunyi, apalagi bapak-bapak camat yang setiap harinya bergaul dengan masyarakat, yang lebih tahu pola kebiasaan masyarakat di lingkungannya, Ungkap haddra.

Kepala bidang Pemberantasan BNNP Gorontalo yang juga didampingi oleh Kepala Seksi Penguatan Lembaga Rehabilitasi BNNP Gorontalo, Budi Kurniawan Kiayi, SH, juga menjelaskan tentang Penerapan dan pelaksanaan gambaran program rehabilitasi dan program pasca rehabilitasi di wilayah provinsi gorontalo. Penerapan program rehabilitasi ini sejalan dengan pembentukan dan penguatan lembaga rehabilitasi medis instansi pemerintah dan komponen masyarakat diwilayah kabupaten Bone Bolango. Beberapa Klinik dan lembaga pemerintah yang sudah bekerja sama dengan pihak BNNK bone bolango telah siap untuk menjalankan program rehabilitasi dan pasca rehabiltasi yang sudah diprogramkan.

Di akhir kegiatan Sosialisasi yang ditutup oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bone Bolango, Abdul haris Pakaya, S.Pd. M.Si menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama dengan BNNK Bone Bolango membantu dalam mencegah dan memberantas narkoba dari lingkungan keluarga dan masyarakat.

“program ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dan apabila program ini berhasil baik program pencegahan, rehabilitasi, pemberantasan maka perang melawan narkoba otomatis telah kita laksanakan dan kita sebagai warga negara Indonesia sudah membantu mewujudkan negara ini bebas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba",terang haris.#Stopnarkoba

 

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Gorontalo Sedang memberikan Materi Sosialisasi (foto : hms Arul)